Pangeran Andrew Ditodong Scotland Yard

Senin, 09 September 2013 - 09:27
LONDON - Scotland Yard membenarkan sebuah kasus dimana seorang pria diperintahkan untuk menunjukkan identitasnya di kebun Istana Buckingham, meski tak menyebut pria itu adalah Pangeran Andrew, anak kedua Ratu Elizabeth. buckinghampalace Istana Buckingham Pangeran yang bergelar Duke of York itu menurut laporan koran setempat diperintah dua polisi pengawal Istana untuk menunjukkan identitas dibawah todongan senjata. Kepolisian Metropolitan London membantah. Menurut polisi, pria yang disebut-sebut ini dapat membuktikan "identitasnya dengan memuaskan" dan tak ada kekerasan dalam proses pembuktian ini. Peristiwa ini terjadi pada sekitar pukul 18:00 petang waktu setempat Rabu (4/9) lalu, dan hanya berselang dua hari setelah kasus penahanan dua laki-laki yang ditangkap karena diduga menerobos Istana untuk mencuri. Pada Senin malam sebelumnya, seorang laki-laki ditangkap setelah ia lolos memasuki wilayah Istana dengan memanjat pagar. Ia ditangkap dengan sangkaan pencurian, menerobos dan melakuan kerusakan. Seorang pria lain juga ditangkap di luar bangunan Istana karena diduga turut serta berperan dalam upaya pencurian. Keduanya dibebaskan dengan jaminan. DITODONG Sementara dalam insiden terakhir yang diduga melibatkan Duke of York, koran Sunday Express menulis bahwa dua perwira polisi mengarahkan senjata ke Pangeran Andrew dan memerintahkan adik Pangeran Charles itu "mengangkat dua tangan dan tiarap ke tanah" karena salah menduga dirinya adalah orang asing. Scotland Yard mengatakan dalam pernyataannya: "Orang itu berhasil diidentifikasi dengan memuaskan. Tak ada senjata ditodongkan." Menurut koran tersebut sebuah pemeriksaan internal tengah dilangsungkan terkait insiden ini namun sejauh ini belum ada komentar dari kubu Istana. Sang Pangeran pada hari itu diketahui punya sederet acara termasuk sebuah resepsi di kawasan Piccadilly, London tengah, yang diselenggarakan untuk sebuah lembaga bisnis baru. Pangeran Andrew kini banyak bergiat dalam mendorong dunia bisnis Inggris. Istana Buckingham merupakan tempat tinggal Ratu Elizabeth paling ternama, yang berfungsi sebagai rumah keluarga sekaligus sebagai kantor administratif untuk urusan kerajaan. Insiden keamanan sudah beberapa kali terjadi di Istana ini termasuk yang paling terkenal tahun 1982 saat Michael Fagan memasuki kamar tidur Ratu. Ratu terbangun dan mendapati Fagan, 30, duduk di tempat tidurnya dan dua orang ini dilaporkan sempat mengobrol selama setengah jam sebelum akhirnya pria itu ditahan petugas.(bbc/d)

Latest Comments

  • {{comment.name}} {{comment.created_at}}

    {{ comment.comment }}

Belum ada komentar.

Rekomendasi



Ads