Akhirnya PKS Ngaku Tidak Jalankan Ijtima Ulama, Tapi ...

Sabtu, 11 Agustus 2018 - 10:42
JAKARTA - Prabowo Subianto akhirnya memilih Sandiaga Uno menjadi calon wakil presidennya. Pilihan ini berbeda dengan rekomendasi hasil ijtima ulama yang digelar GNPF Ulama. Seperti diketahui, sebelumnya Ijtima ulama merekomendasikan Salim Jufri Assegaf dan Abdul Somad untuk menjadi calon wakil presiden bagi Prabowo Subianto. Nyatanya ijtima ulama tersebut tidak dijalankan koalisi opoisis yang diberi mandat. Juru Bicara DPP PKS Muhammad Kholid mengakui pasangan capres dan cawapres tidak sesuai ijtima ulama. Meski demikian dia menolak pasangan yang diusung koalisi tidak sesuai ijtima ulama. (baca : Demokrat Resmi Dukung Prabowo, PAN Ajukan Tuntutan Ini ) "Kalau dikatakan tidak sesuai ijtima ulama tidak benar. Ijtima ulama tetap dijalankan Prabowo walaupun diambil separuhnya," ujarnya pada salah satu diskusi di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (11/8/2018). Kholid menambahkan koalisi oposisi baru dapat disebut tidak menjalankan ijtima ulama jika tidak mengusung Prabowo pada Pilpres 2019. Dengan tetap mendukung Prabowo maka PKS masih dinilai menjalankan titah ulama lewat ijtima ulama. "Memang dari dua pilihan (ijtima ulama) Pak Prabowo di sana. Justru kalau tidak dukung Pak prabowo tidak jalankan ijtima ulama, walau tidak sepenuhnya," tandas Kholid. (ikbal/tri)

Latest Comments

  • {{comment.name}} {{comment.created_at}}

    {{ comment.comment }}

Belum ada komentar.

Rekomendasi



Ads