Mahasiswa Ini Jual Siswi SMP Lewat Facebook jadi Pelacur

Sabtu, 01 September 2018 - 18:21
JAKARTA – Polres Pelabuhan Tanjung Priok membongkar praktek prostitusi dengan modus memperdagangkan anak di bawah umur lewat (medsos) Facebook. Selain mengamankan siswi SMP, AAL alias B, 15 yang ditawarkan sebagai pekerja seks komersil (PSK), polisi juga menciduk mahasiswa penyalur PSK, Lamhari Kurniawan alias Allam, 20. Tersangka Allam diamankan di hotel di Jalan Raya Lodan Raya, Ancol, Pademangan, Jakarta Utara, Sabtu (1/9/2018) dinihari. Dari memperjual-belikan anak baru gede (ABG) tersebut tersangka mengantongi keuntungan Rp 500 ribu . Di akun Facebook tersangka memiliki banyak grup untuk mendapatkan wanita untuk dikencani. Grup tersebut diantaranya, Pemuja Wanita dengan jumlah anggota 809,kemudian Go Massage Jakarta Selatan jumlah anggotanya 2.242, Grup Janda dan Duda Seluruh Indonesia dengan jumlah anggota 613.538 akun hingga Omo-Om Cari Selingkuhan/Istri Simpanan dengan jumlah anggota 4.088 akun. “Tersangka menyalurkan dan mendapatkan keuntungan dari kegiatannya.Setiap ada yang memesan tersangka meminta terlebih dahulu Dp Rp 500 ribu. Korban AAL kami amankan sedang menunggu pelanggan di Kamar 209 Hotel Cordex. Kami baru menemukan satu korban di bawah umur,” kata Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Priok, AKP Faruk Rozi Kejadian ini bermula, pada Jumat (31/8) malam sekira pukul: 20.00 WIB,tim cyber patrol mendapatkan informasi ada seorang pria diduga menawarkan prostitusi online melalui grup Facebook bernama Spa Massage Tangerang. Akun dengan laman https://m.facebook.com/allamkurniawandigunakan untuk transaksi perdagangan. Pria asal Tangerang ini diketahui menawarkan harga Rp 1,5 juta untuksatu kali 'main' dengan uang muka sebesar Rp 500 ribu. Polisi lalu berpura-pura sebagai pelanggan dengan menerima tawaran Allam dan menentukan Cordex Hotel sebagai tempat pertemuan, pada Jumat (31/8), sekitar pukul:20. 00 wib. Setibanya di lokasi, polisi langsung menuju ke dalam kamar 209 , sesuai perjanjian dengan Allam. Tanpa menunggu waktu lama, polisi langsung mengamankan tersangka beserta korbannya yang diketahui masih dibawah umur dan putus sekolah di bangku SMP tersebut, pada pukul:00.15 wib. "Untuk sementara, pengakuan dia (Lamhari) barumelakukan (transaksi prostitusi online) satu tahun belakangan ini," ujar Faruk. Adapun barang bukti yang berhasil diamankan yakni satu buah kartu akses kamar 209 Cordex Hotel, uang tunai sebesar Rp 1 juta, satu lembar slip bukti transfer sebesar Rp 500 ribu sebagai uang tanda jadi serta pakaian dalam wanita. Karena itu, pelaku tindak perdagangan anak diduga melanggar Pasal 76Fjuncto pasal 83 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. (ilham/b)

Latest Comments

  • {{comment.name}} {{comment.created_at}}

    {{ comment.comment }}

Belum ada komentar.

Rekomendasi



Ads