LSI Denny JA: PDIP Unggul, Disusul Gerindra dan Golkar

Jumat, 02 November 2018 - 16:15
JAKARTA - Hasil terbaru jajak pendapat Lingkaran Survei Indonesia Denny JA  (LSI) menyebutkan bahwa PDIP menjadi pemenang di 10 provinsi terbesar. Dengan demikian, PDIP berpotensi akan menjadi parpol di era reformasi yang menang dua kali berturu-turut. Dari hasil survei di 10 provinsi itu, lanjutnya. secara umum ada empat kesimpulan. Pertama, PDIP menjadi juara pertama, dengan perolehan paling banyak, yakni menang di lima provinsi. "PDIP pun berpotensi makin memperkokoh posisinya sebagai partai yang pertama kali menjuarai pemilu berturut-turut dengan perolehan suara yang lebih besar dibandingkan dengan pemilu sebelumnya,” kata peneliti senior LSI Denny JA, Adjie Alfaraby, Jl. Pemuda, Rawamangun, Jumat (2/11/2018). “Kedua, Gerindra juara kedua dengan menang di 3 propinsi. Dan Gerindra pun berpotensi menjadi peraih suara terbanyak kedua di Pileg 2019," kata Adjie Alfaraby. Adjie menyebut  ada 10 provinsi terbesar di Indonesia yaitu antara lain, Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, DKI Jakarta, Banten, Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Riau, Lampung, dan Sulawesi Selatan, PDIP unggul di 5 provinsi.  Sedangkan, 5 Provinsi lainnya diungguli oleh 3 partai berbeda yaitu Gerindra, Golkar dan PKB. Terkait Pilpres 2019, hasil survei LSI Denny JA, Adjiie mengatakan pasangan Capres Prabowo Subianto-Sandiaga Uno masih kalah dua digit dari pasangan Joko Widodo-Maa'ruf Amin. "Walau sebagai capres, Prabowo masih kalah dua digit dibandingkan Jokowi, namun terlihat bahwa Prabowo berhasil mengangkat Gerindra menjadi partai yang berpotensi menjadi juara dua dalam pileg 2019. Sebuah pencapaian paling tinggi dalam sejarah Gerindra," kata Adjie. Adjie pun menegaskan, Golkar bisa juara ketiga, karena hanya memenangkan 1 provinsi dari total 10 provinsi.  "Untuk pertama kalinya, Golkar terancam tidak masuk dua besar dalam pemilu Indonesia pasca reformasi,” katanya. “Keempat, PKB pun bersaing dengan partai Golkar masuk menjadi 3 besar partai politik. Namun demikian dukungan PKB di Jawa Timur hanya unggul tipis dari PDIP. Sementara di provinsi lain PKB tidak masuk dalam 3 besar," ujar Adjie. Dukungan Partai Gerindra di Jawa Barat, lanjut Adjiie,  mengalami kenaikan signifikan jika dibandingkan dengan hasil Pileg 2014. Pada pileg 2014, partai Gerindra hanya memperoleh dukungan 11.2 % dan menempati posisi ketiga dibawah PDIP dan Partai Golkar. "Saat ini survei LSI Denny JA Oktober 2018, menunjukan bahwa Gerindra berhasil menempati posisi pertama menggantikan posisi PDIP. PDIP mengalami sedikit penurunan suara di Jawa Barat dibandingkan pileg 2014.Pada pileg 2014, PDIP memperoleh dukungan 19.6 %. Survei LSI Denny JA Oktober 2018 menunjukan bahwa PDIP memperoleh dukungan 17.8 %," katanya. Selain partai divisi utama, ada 4  partai yang masuk ke dalam divisi papan tengah yaitu partai-partai yang dukungannya antara 1-4 %. "Keempat partai tersebut adalah PKB (3.7%), Partai Demokrat (2.7%), Partai Perindo (2.3%), dan PAN (1.5). Sementara partai-partai lainnya dikategorikan partai papan bawah di Jawa Barat karena dukungan saat ini masih dibawah 1 % (partai nol koma-red), katanya. (rizal/win)

Latest Comments

  • {{comment.name}} {{comment.created_at}}

    {{ comment.comment }}

Belum ada komentar.

Rekomendasi



Ads