Tiga Nama Diusulkan untuk Bersaing Menduduki Posisi Sekda Bekasi

Senin, 14 Januari 2019 - 18:56
BEKASI  - Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi masih enggan menyebutkan nama-nama yang diusulkan untuk memperebutkan posisi Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bekasi. Walikota beralasan  masih menunggu rekomendasi Kemendagri terkait usulan nama Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bekasi. "Ada beberapa karakter calon Sekda yang dibutuhkan. Kami masih menunggu Kementrian," katanya. Rahmat menolak menyebut nama-nama yang diajukan untuk disetujui Kementrian. Dalam kaitan ini, Walikota memberikan petunjuk dengan menyebut karakter yang dibutuhkan sebagai Sekda. Di antaranya, Sekda harus disiplin, tegas, kapabel dan loyal pada pimpinan. Namun, dari informasi yang dikumpulkan, ada 3 nama yang lolos dalam open biding atau penawaran terbuka seleksi jabatan Sekda. "Kita masih nunggu hasil dari Kemendagri. Semoga sebelum Maret sudah ada Sekda baru," katanya. Ketiga nama tersebut  adalah    Yayan Yuliana yang kini  Kepala Dinas Perhubungan (Dishub), lantas Dadang Ginanjar (Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan - Disperkimtan), dan Reni Hendrawati (Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah - BKPPD). Sedangkan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Jumhana Luthfi disebutkan gagal. "Kita masih nunggu hasil dari Kemendagri. Semoga sebelum Maret sudah ada Sekda baru," katanya. Sementara, Widityawarman, Kepala Bidang Administrasi Aparatur pada BKPPD Kota Bekasi, mengatakan panitia seleksi calon pejabat pimpinan tinggi pratama sudah mengumumkan nama-nama pegawai yang lolos itu sejak 19 Desember 2018 lalu. Widi membenarkan ada 3 pegawai calon Sekda yang sudah disodorkan ke Kepala Daerah untuk dipilih. Selanjutnya dilanjutkan ke propinsi dan Kementrian. "BKPPD sifatnya hanya administrasi, sedangkan Pansel yang menguji dan menyodorkan nama-nama serta hasil nilai para kandidat itu," katanya. Diinformasikan,  saat ini masih di Kota Bekasi jabatan Sekda masih dijabat Pejabat Sekda Widodo Indijanto. Jabatan eselon II juga masih banyak kosong, yang saat ini masih dalam proses pengisian melalui seleksi open biding. (chotim/win)

Latest Comments

  • {{comment.name}} {{comment.created_at}}

    {{ comment.comment }}

Belum ada komentar.

Rekomendasi



Ads