Dongkrak Partisipasi Pemilih, KPU Jaksel Bentuk Relawan Demokrasi

Kamis, 24 Januari 2019 - 18:58
JAKARTA  – Guna mendorong dan mendongkrat pastisipasi masyarakat menggunakan hak pilih dalam Pemilihan Umum (Pemilu) 2019, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jakarta Selatan, membentuk tim Relawan Demokrasi (RELASI). Tim ini beranggotakan  sebanyak 55 relawan, diterjunkan kepada beberapa kelompok atau komunitas, untuk kemudian membantu masyarakat memberikan sosialisasi dan arahan terkait Pemilu 2019. Walikota Jakarta Selatan Marullah Matali, mengaku mendukung program RELASI. Menurutnya ini sebagai gerakan sosial kemasyarakatan yang dimaksudkan untuk meningkatkan partisipasi warga dalam menggunakan hak pilihnya pada pemilu 2019 nanti. “Partisipasi masyarakat menjadi salah satu indikator penting penyelenggaraan pemilu. Tanpa partisipasi pemilih, pemilu ini tidak ada artinya. Makanya saya sangat mendukung dibentuknya tim Relasi seperti ini," terang Marullah Matali, Kamis (24/1). Marullah menuturkan, seperti yang tertera pada Undang-undang Nomor 7 tahun 2017, Pemilu diselenggarakan dengan partisipasi masyarakat. Ini adalah tantangan yang tidak mudah bagi penyelenggara pemilu dan stakeholders terkait. Dirinya berharap adanya kerja sama bagi para relawan dalam memberikan solusi bagi masyarakat yang memang membutuhkan edukasi terkait pemilu ini. Sementara, Kasuban Kesatuan Politik dan Kebangsaan (Kesbag Pol), Jakarta Selatan Muhammad Matsani menambahkan, nantinya 55 relawan ini akan menyisir wilayah dan melakukan sosialisasi kepada masyarakat. Diharapkan dengan cara ini pemilih yang ada di Jakarta Selatan akan meningkat. “Dibentuknya RELASI ini tujuannya untuk meningkatkan partisipasi dan kwalitas pemilik dalam menggunakan hak pilihnya dan sasaran utama adalah pemilik pemula,”terang Matsani. Sedangkan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jakarta Selatan Agus Sudono, dari ke 55 relawan akan diterjunkan kepada beberapa kelompok atau komunitas. Mereka nanti membantu masyarakat memberikan sosialisasi dan arahan terkait Pemilu 2019. “Ada sepuluh segmentasi kelompok yang harus diperhatikan oleh teman-teman RELASI ini nantinya untuk meningkatkan partisipasi dan kualitas pemilih dalam menggunakan hak pilihnya di April 2019 mendatang. Seperti kelompok-kelompok ikatan perempuan, ikatan keagamaan, karang taruna atau putra-putri remaja, kelompok pemula atau yang baru terdaftar dalam keikutsertaan pemilu, dan beberapa komunitas sosial lainnya. Diharapkan dengan pendekatan sosial ini, masyarakat dapat menggunakan hak pilihnya tanpa keraguan,” jelas  Agus Sudono. (wandi/win)

Latest Comments

  • {{comment.name}} {{comment.created_at}}

    {{ comment.comment }}

Belum ada komentar.

Rekomendasi



Ads