BPN Nyatakan, People Power-nya Konstitusional dan Tanpa Kekerasan

Jumat, 19 April 2019 - 22:49
JAKARTA – Amien Rais sempat mengancam akan menggerakkan people power, dan kemudian mendapat tanggapan miring. Kini, Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menjelaskan people power itu sebagai pengawalan penghitungan suara, tak akan memakai kekerasan dan bersifat konstitusional. "Jadi people power-nya bukan hal-hal yang inkonstitusional, bukanlah cara-cara kekerasan," kata Juru Bicara BPN Andre Rosiade kepada pewarta di Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (19/4/win). Menurut Andre, bentuk pengawalan itu adalah mengawasi penghitungan formulir C1 di TPS dan mengawal tiap-tiap kecamatan. Hal itu dilakukan guna mengantisipasi potensi kecurangan yang dapat terjadi. Andre  membantah bahwa ajakan people power yang pertama kali dicetuskan Amien itu sebagai ajakan yang inkonstitusional. "People power-nya BPN atau people power-nya Pak Amien yaitu mengajak untuk bersama-sama mengawal demokrasi kita berjalan sehat secara konstitusional dengan menjaga TPS," ungkapnya. Ide people power dilontarkan Amien Rais dalam aksi Apel Siaga 313 di depan kantor KPU, Minggu (31/3). Menurutnya kekuatan rakyat perlu dikerahkan jika ada kecurangan pemilu secara sistematik, terukur dan masif. Pada Pilpres 2014, Amien Rais mendukung kubu Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Rajasa. Saat itu timnya mengajukan gugatan perselisihan hasil Pilpres 2014 ke Mahkamah Konstitusi (MK). Namun, MK menolak seluruh gugatan tersebut. (*/win)

Latest Comments

  • {{comment.name}} {{comment.created_at}}

    {{ comment.comment }}

Belum ada komentar.

Rekomendasi



Ads