Petugas KPPS yang Meninggal Menjadi 287 Orang

Minggu, 28 April 2019 - 22:08
JAKARTA – Terus bertambah jumlah korban meninggal petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS). KPU menyatakan,  petugas KPPS yang meninggal hingga Minggu (28/4/2019), menjadi 287 orang, sebelumnya pada Sabtu sebanyak 272 jiwa. "Petugas penyelenggara Pemilu yang wafat hingga hari ini per pukul 13.00 WIB tercatat sebanyak 287 jiwa," kata Anggota Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Evi Novida Ginting Manik, Minggu (28/4/2019). Menurut dia, petugas yang mengalami sakit pun bertambah. Minggu ini KPU jumlah petugas KPPS  yang sakit sudah mencapai  2.095. Sebelumnya pada Sabtu sebanyak 1.878. Terkait  dana santunan, Evi belum memberikan jawaban. U ntuk hal ini, Arif Budiman mengatakan, belum ada pencairan atau distribusi dana santunan kepada para petugas yang gugur saat bertugas. Dari Kementerian Keuangan, Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan, Askolani, mengatakan pemerintah telah mengkaji besaran santunan yang akan diberikan kepada petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang meninggal saat menjalankan tugasnya. Dia membenarkan, besaran santunan yang akan diberi sebesar Rp 36 juta per orang. Terkait pencairan santunan tersebut, Askolani mengatakan, telah diserahkan sepenuhnya kepada KPU dan Bawaslu sebagai pihak yang berwenang. Menurutnya, hal itu sudah ditetapkan Menteri Keuangan Sri Mulyani, dan selanjutnya KPU dan Bawaslu yang melaksanakan. (*/win)

Latest Comments

  • {{comment.name}} {{comment.created_at}}

    {{ comment.comment }}

Belum ada komentar.

Rekomendasi



Ads