Hormat 'Siap Presiden' Ala TKN Dinilai Bentuk Penghinaan

Senin, 29 April 2019 - 15:39
JAKARTA – Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi menilai tindakan beberapa anggota Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf yang membuat parodi hormat 'siap presiden' kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) adalah penghinaan terhadap hormat militer. Seperti diketahui beredar video sejumlah anggota TKN Jokowi-Ma'ruf diantaranya Hasto Kristianto, Abdul Kadir Karding, Irma Suryani Chaniago, Adian Napitulu, dan Aria Sinulingga secara bergantian melakukan hormat kepada Jokowi sembari mengucapkan 'siap presiden' kemudian menyalami sembari tertawa. Jokowi yang terlihat usai melewati sebuah pintu lantas tertawa dan menerima jabatan tangan tim TKN tersebut. Juru Bicara BPN Prabowo-Sandi, Andre Rosiade, menilai tim TKN membuat video tersebut untuk menyindir Calon Presiden Prabowo Subianto yang sempat menerima Persatuan Purnawirawan Indonesia Raya (PPIR) di kediamannya Jalan Kertanegara IV, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (18/4/2019). Saat itu, sebelum masuk ke kediaman Prabowo para PPIR memberikan hormat sembari mengucapkan 'siap presiden' dan dibalas hormat oleh Prabowo serta jabatan tangan. "Mereka ingin menyindir tapi penyindirian itu berlebihan terkesan menghina, saya melihat menghina penghormatan ala militer dengan mentertawakan," kata Andre dikonfirmasi wartawan, Senin (29/4/2019). Andre juga menyebut bahwa tindakan tersebut bisa dikategorikan sebagai penistaan terhadap hormat ala militer dan institusi militer. Selain itu juga memperolok budaya militer. Meski berdalih hanya sebagai bahan candaan namun tetap disebut tidak elok. "Apalagi pak Jokowi kan panglima tertingginya TNI, jadi pak Jokowi diolok-olok juga gitu? boleh diolok-olok gitu? . Jadi pelecehan terhadap dua hal, pelecehan terhadap cara penghormatan ala militer yang kedua pelecehaan terhadap panglima tertinggi," tandas Andre. (yendhi/tri)

Latest Comments

  • {{comment.name}} {{comment.created_at}}

    {{ comment.comment }}

Belum ada komentar.

Rekomendasi



Ads