Eggi Sudjana Akhirnya Datangi Polda Metro Jaya

Senin, 13 Mei 2019 - 17:16
JAKARTA - Sempat disebut tidak hadir, Politis Partai Amanat Nasional (PAN) Eggi Sudjana akhirnya tampak mendatangi Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya, Jakaeta Selatan. Berdasarkan pantaun poskotanews.com, Eggi tiba di Ditreskrimum Polda Metro Jaya sekitar pukul 16.36 WIB. Ia tiba dengan mobil yang terpisah dengan kuasa hukumnya, Pitra Romadoni. Eggi nampak mengenakan kemeja berwarna putih dan peci hitam putih. Dua Al-Quran terlihat dibawa-bawa oleh anggota tim advokasi BPN (Badan Pemenangan Nasional) tersebut. Eggi mengatakan, ia sengaja datang dalam pemeriksaan pertamanya sebagai tersangka dalam kasus dugaan makar dan pernyataan people power ini. Ia mengucapkan terima kasih karena telah ditetapkan sebagai tersangka. Sebab melalui penetapan tersangka ini, ia menilai, dirinya dapat membuktikan kejujuran dan keadilan yang ada. "Kalau saya malah terima kasih pada tersangka ini karena ini jadi peluang untuk membuktikan bahwa kejujuran dan keadilan bisa tampak," ujar Eggi sebelum menjalani pemeriksaan, pada Senin (13/5/2019) sore. Padahal sebelumnya, kuasa hukum Eggi, Damai Hari Lubis, menyebutkan kalau kliennya tidak akan hadir. Alasannya, proses gugatan praperadilan tengah berjalan, sehingga tim kuasa hukum meminta agar pemeriksaan dilakukan seusai hasil praperadilan keluar. Pokoknya sampai hari ini kami menyampaikan beliau gak hadir, tapi kalau ada perubahan kita ngga tau," ujar Damai di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan. "Alasanya Eggi (tidak datang karena) udah prapradilan status tersangkanya ini. Artinya sedang kita uji, apakah sah menurut hukum atau tidak," lanjutnya. Diketahui, Eggi Sudjana ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan makar dan pernyataan 'people power' oleh penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimun) Polda Metro Jaya, pada Selasa (7/5/2019) lalu. Penetapan tersangka terhadap Eggi ini diketahui buntut dari pelaporan relawan Jokowi-Ma'ruf Center (Pro Jomac) ke Bareskrim Polri, yang dilimpahkan ke Polda Metro Jaya. Laporan Supriyanto teregister dengan nomor LP/B/0391/IV/2019/BARESKRIM tertanggal 19 April 2019 dengan tuduhan penghasutan. Selain oleh Supriyanto, Eggi juga dilaporkan oleh politisi PDIP Dewi Tanjung terkait people power dan tudingan makar. Terkait kasus tersebut, Eggi disangkakan Pasal 107 KUHP dan atau 110 KUHP Jo Pasal 87 KUHP dan atau Pasal 14 ayat 1 dan ayat 2 dan atau Pasal 15 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 Tentang Peraturan Hukum Pidana. (cw2/b)

Latest Comments

  • {{comment.name}} {{comment.created_at}}

    {{ comment.comment }}

Belum ada komentar.

Rekomendasi



Ads