Jualan Sembarangan, KTP Lima Pedagang Disita

Rabu, 09 Oktober 2019 - 17:11
JAKARTA – Lima pedagang kaki-5 (PKL) dibuat Berita Acara Pemeriksaan (BAP) dan KTP-nya disita untuk dijadikan barang bukti, karena bandel berjualan di pedestrian dan bahu jalan sehingga mengganggu ketertiban umum. Mereka akan diajukan ke pengadilan untuk menjalani sidang secara tindak pidana ringan (Tipiring). Para pedagang tersebut ditindak petugas gabungan Kecamatan Sawah Besar, Jakarta Pusat saat pelaksanaan Rabu Tertib yang dipimpin Camat Prasetyo Kurniawan bersama Kasatpol PP Kecamatan Sawah Besar, Sugiarso, Rabu (9/10/2019). “Kegiatan ini untuk menegakkan Perda No. 8 tahun 2007 tentang ketertiban umum, sehingga wilayah Sawah Besar tertib, aman dan nyaman,” jelas Camat Sawah Besar, Prasetyo Kurniawan. Petugas gabungan menyisir sejumlah lokasi, mulai dari Jalan Samanhudi, Juanda, Kalileo, Pangeran Jayakarta, Tiangseng, Mangga Besar Raya, Karang Anyar Raya, Gunung Sahari Raya dan kawasan Mesjid Istiqlal. Sebanyak lima pedagang terpaksa di BAP dan KTP-nya disita untuk diajukan ke persidangan di pengadilan. “Mereka bandel sudah sering kali diingatkan tapi tidak mengindahkan. Diharapkan dengan diajukan ke pengadilan mereka mematuhi ketentuan yang berlaku,” tambah Kasatpol PP Kecamatan Sawah Besar, Sugiarso. Para pedagang tersebut sempat meminta agar tidak diajukan ke pengadilan dan mengaku terpaksa di lokasi yang dilarang. “Pak tolong jangan dibawa ke pengadilan, kami terpaksa jualan di trotoar karena tidak ada tempat lain,” ucapnya. Namun, petugas tetap meminta KTP-nya dan di BAP. Sugiarso mengatakan petugas juga menertibkan lima banner kecil yang dipasang di kawasan terlarang. Selain itu, 18 pedagang dihalau dan tiga penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS) dikirim ke Panti Sosial Kedoya serta 3 mobil ditindak yaitu diderek dan dikempesin bannya. (tarta/yp)

Latest Comments

  • {{comment.name}} {{comment.created_at}}

    {{ comment.comment }}

Belum ada komentar.

Rekomendasi



Ads