Undang Sandiaga Uno ke Pelantikan Jokowi, Ini Harapan Ketua MPR Bamsoet

Senin, 14 Oktober 2019 - 18:28
JAKARTA - Ketua MPR dan 8 wakil ketua MPR, Senin (14/10/2019) bersilaturahmi ke kediaman mantan calon presiden Sandiaga Uno, Jalan Pulombangkeng No 15, Kebayoran Baru Jakarta Selatan, untuk menyampaikan undangan pelantikan Presiden Joko Widodo dan Wapres Ma’ruf Amin yang akan dilakukan 20 Oktober. Adapun 8 Wakil Ketua MPR tersebut adalah DR Ahmad Basarah, Ahmad Muzani, Lestari Moerdijat, Jazilul Fawaid, DR H Sjarifuddin Hasan, DR HM Hidayat Nur Wahid, H Arsul Sani, dan Prof DR Ir Fadel Muhammad. Begitu pimpinan datang, Sandiaga Uno langsung memeluk Sandiaga Uno , memelok Ketua MPR RI Bamsoet, karena di merasa terharu atas kedatangan tamu-tamu terhormat tersebut. Bamsoet sendiri menyatakan, undangan disampaikan, karena Sandiaga merupakan tokoh terhormat, karena pernah menjadi calon wakil presiden dalam Pilpres 2019. Bamsoet berharap, Sandiaga Uno bisa hadir hadir dalam acara pelantikan Jokowi dan Ma'ruf Amin sebagai presiden dan wakil presiden. "Dalam pertemuan tadi kami  baru saja selesai melakukan dialog kebangsaan dengan Pak Sandiaga sebagai kandiat cawapres Pemilu 2019. Kedatangan pimpinan MPR ke tempat beliau adalah pertama mengantarkan undangan dan berharap beliau bisa hadir," katanya usai acara. "Bagi kami,  kehadiran Pak Sandi sebagai kandidat cawapres dan Pak Prabowo sebagai kandidat capres itu kita harapkan memberikan kesan yang positif bagi dunia internasional bahwa politik Indonesia stabil dan nyaman," ungkap Ketua DPR. Ia  berharap, dengan adanya pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih ini bisa merajut kembali persatuan masyarakat Indonesia yang pada Pilpres 2019 lalu sempat berbeda pilihan politik. "Kami berharap,  tentu dengan iklim yang sudah baik ini tidak ada lagi hurt feeling di antara kita yang bersaing. Saatnya kita bersatu membangun bangsa," kata Bamsoet. (timyadi/win)

Latest Comments

  • {{comment.name}} {{comment.created_at}}

    {{ comment.comment }}

Belum ada komentar.

Rekomendasi



Ads