Mahasiswi Pengemudi yang Tabrak Apotek Senopati Jadi Tersangka

Senin, 28 Oktober 2019 - 14:55
JAKARTA - Polisi telah menetapkan Putri Kalingga Hermawan atau PKH atas peristiwa kecelakaan yang menyebabkan seorang satpam di Apotek Senopati, meninggal dunia. Berdasarkan hasil penyelidikan, PKH terbukti lalai saat mengemudikan mobilnya. Sehingga polisi pun menetapkan perempuan berusia 21 tahun itu sebagai tersangka. "PKH sudah di BAP dan ditetapkan sebagai tersangka dikarenakan kelalaiannya saat mengemudi menyebabkan kecelakaan lalu lintas yang menyebabkan korban meninggal dunia," ujar Kasubdit Gakkum Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kompol Fahri Siregar saat dikonfirmasi, Senin (28/10/2019). PKH disebut lalai lantaran kehilangan kendali atas kemudianya, sehingga menabrak apotek Senopati. Akibat perbuatannya tersebut, tersangka dijerat Pasal 310 Ayat 4 Undang-Undang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (UU LLAJ). "Saat berbelok, tersangka hendak menginjak pedal rem, tapi yang diinjak pedal gas. Selanjutnya tersangka akan dilakukan penahanan," kata Fahri. Sebelumnya diketahui, seorang perempuan berinisial PKH mengemudikan mobilnya, Nissan Livina B 2794 STF, dari arah Jalan Gunawarman menuju Jalan Senopati Raya, Minggu dini hari (27/10/2019). Tidak sendirian, ia bersama dua temannya dalam mobil yang dikemudikan itu. Namun dalam perjalanan, ia hilang konsentrasi dan menabrak trotoar lalu bagian depan Apotek Senopati, yang berlokasi di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Dua satpam yang tengah tertidur di teras apotek pun turut menjadi korban. Salah seorang satpam meninggal dunia, sedangkan seorang satpam lainnya menderita luka-luka. Sementara itu, hasil tes urine PKH menunjukkan kalau perempuan tersebut negatif dari pengaruh alkohol maupun narkoba. (firda/yp)

Latest Comments

  • {{comment.name}} {{comment.created_at}}

    {{ comment.comment }}

Belum ada komentar.

Rekomendasi



Ads