4 Tahun Hidup Menduda, Gadis Idiot Jadi Sasaran

Rabu, 15 Januari 2020 - 07:05

HIDUP menduda di kala muda, memang sangat menyiksa. Ini dialami oleh Gondo, 40, warga Kediri, Jawa Timur. Tak tahan 4 tahun “gencatan senjata” dia nekad memperkosa gadis idiot tetangganya, Marsini, 25. Saat ditangkap polisi, Gondo enteng saja jawabnya, “empat tahun saya nganggur, lihat gadis bahenol jadi lupa….”

Menjadi duda atau janda, adalah kepastian untuk setiap umat. Cuma siapa yang lebih dulu, itu rahasia Allah. Cuma kalau bisa minta, datanglah status itu ketika sudah tua renta, jadi “kedinginan” setiap malam tidak akan tersiksa. Jangan jadi janda atau duda masih muda, nanti bisa nabrak-nabrak nggak keruan.

Gondo termasuk lelaki yang doanya tak dikabulkan Tuhan. Dalam usia belum kepala 4, istrinya minta cerai gara-gara tak tahan hidup miskin dengannya. Maka sejak 4 tahun lalu Gondo bersolo karier. Makan harus masak sendiri, pakaian kotor juga harus mencuci sendiri. Benar-benar seperti Rinso.

Istrinya minta cerai, sebab tak tahan hidup miskin berkepanjangan. Dibawa ke Pengadilan Agama vonis pun  jatuh, sebab antara benggol dan bonggol tak berbanding lurus. Tuntutan bonggolnya terlalu tinggi sementara  persediaan benggol terlalu rendah. Nah, kerena suplay and demand tak seimbang, rumahtangga Gondo  pun bubar.

Setelah hidup menduda, sebetulnya Gondo ingin menikah lagi, tapi tak bisa diterima pasar gara-gara kemiskinannya. Itu artinya sejak 4 tahun lalu dia tak pernah lagi dapat kehangatan malam. Ibarat sepeda motor, 4 tahun tidak “ngetap olie” bagaimana pusingnya dia punya kepala.

Soal perut sebagai duda, Gondo masih bisa mengatasi. Tapi soal di bawah perut, inilah problem yang tak pernah terlesaikan. Dalam kondisi sedemikian suntuk, eh….Gondo melihat Marsini gadis idiot tetangganya duduk-duduk di emperan rumah. Rohani boleh tidak normal, tapi jasmaninya sungguh sintal. Maka dengan pancingan uang Rp1.000 dia berhasil dibimbing Gondo masuk kamar dan terjadilah segala sesuatu yang 4 tahun libur panjang.

Sialnya, belum juga sampai puncak kepuasan batiniah, sudah kepergok adik Marsini yang normal. Maka dia pun teriak dan para tetangga segera menangkapnya dan diserahkan ke polisi. Saat diperiksa Gondo mengakui terus terang tak bisa menahan hasratnya lagi melihat perempuan bahenol. “Biar idiot, yang penting rasanya Bung.” Kata Gondo tanpa malu-malu.

Oo, titisan Pak Bendot Srimulat, ya? (gunarso ts) 

Latest Comments

  • {{comment.name}} {{comment.created_at}}

    {{ comment.comment }}

Belum ada komentar.

Rekomendasi



Ads