Dewas: Total Utang TVRI Tahun Anggaran 2019 Mencapai Rp41 Miliar

Sabtu, 25 Januari 2020 - 17:20
Gedung TVRI di Jalan Gerbang Pemuda, Senayan, Jakarta.,

JAKARTA - Masalah gagal bayar menjadi pertanyaan anggota Komisi I DPR RI  dalam RDP Komisi I  dengan jajaran Dewan Pengawas (Dewas) LPP TVRI pada, Selasa (21/1/2020) lalu.

Dalam rapat tersebut, sejumlah anggota Komisi I DPR RI mempertanyakan kevalidan data utang TVRI di tahun anggaran 2019 yang belum terbayarkan karena terdapat perbedaan data Dengan Pengawas (Dewas).      

Ketika RDP itu ketua Dewas Arif Hidayat Thamrin melaporkan Anggaran  2019 TVRI yang Terhutang ke 2020 sejumlah Rp 37,7 M.  Namun belakangan, angka gagal bayar yang beredar di grup whatsapp karyawan justru  bertambah sekitar 4 miliar rupiah menjadi 41 M.

Dalam dokumen tertanggal 10 Januari 2019 itu tercantum nilai utang TVRI  yang tidak dibayarkan pada tahun anggaran 2019 senilai 41 miliar rupiah.

Dari jumlah tersebut, nilai terbesar adalah belanja sewa hak siar sebesar Rp33 miliar rupiah, belanja sewa bidang program untuk pihak ketiga senilai Rp2.957.691.512 serta belanja sewa program olahraga untik pihak ketiga senilai Rp1.732. 521.224 rupiah.

Selain masalah utang hak siar dan belanja program, juga masih ada tunggakan honor kepada karyawan (SKK) dan pihak ketiga. Tunggakan honor output kegiatan bidang berita kepada kerabat kerja karyawan sebesar Rp.3.300.000 dan belanja bahan keuangan kepada karyawan sebesar Rp 9.526.000.

Total keseluruhan utang berdasarkan kuitansi yang belum terbayarkan mencapai angka Rp.41.177.621.483.  Di poin terakhir berkas disebutkan apabila ada penambahan tunggakan di tahun 2019 yang belum tercatat maka akan disesuaikan sebagaimana mestinya. (rizal/win)

Latest Comments

  • {{comment.name}} {{comment.created_at}}

    {{ comment.comment }}

Belum ada komentar.

Rekomendasi



Ads